Sigap Tanggap, Babinsa Posramil 05 Pante Ceureumen Turun Langsung Lakukan Pembersihan Sekolah Pasca Banjir

ACEH BARAT – Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Pante Ceureumen terdampak banjir, termasuk fasilitas pendidikan yang turut terendam air. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumen bergerak cepat membantu proses pembersihan sekolah yang terkena dampak sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, yakni SDN Keutambang, Desa Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Minggu (30/11/2025).

Banjir yang melanda kawasan tersebut tidak hanya menggenangi halaman sekolah, tetapi juga merusak sejumlah sarana pembelajaran. Ruang kelas dipenuhi lumpur, meja dan kursi tertutup kotoran, serta tumpukan sampah yang terbawa arus membuat sekolah tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Menyadari hal ini, Babinsa bersama perangkat desa, pihak sekolah, dan para relawan langsung berkoordinasi untuk melaksanakan kerja bakti massal.

Pada pagi hari, Babinsa terlihat memimpin jalannya pembersihan dengan membagi kelompok kerja. Sebagian anggota fokus mengeluarkan air yang masih tersisa di ruang kelas, sementara kelompok lain membersihkan halaman, saluran pembuangan, serta menyingkirkan material yang menumpuk di sekitar area sekolah. Tidak hanya itu, mereka juga membantu menata ulang perabotan kelas yang sempat terbalik dan terbawa arus banjir.

Dalam keterangannya, Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya ditujukan untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu warga menghadapi situasi darurat. Menurutnya, pemulihan fasilitas pendidikan merupakan prioritas karena sekolah adalah tempat yang sangat penting bagi anak-anak untuk melanjutkan proses belajar.

“Kami bergerak cepat karena kami ingin memastikan bahwa anak-anak dapat kembali belajar tanpa harus menunggu terlalu lama. Lingkungan pendidikan yang bersih dan aman adalah hak mereka,” ujarnya sambil terus memantau kegiatan pembersihan.

Guru dan staf sekolah menyambut baik bantuan tersebut. Mereka mengaku kewalahan menghadapi kondisi sekolah pasca banjir, terutama karena sebagian besar perlengkapan belajar selama ini difokuskan untuk menyelamatkan dokumen penting dan peralatan yang mudah rusak. Kehadiran Babinsa dan warga membuat proses pembersihan menjadi lebih cepat dan efisien.

Salah satu guru menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menjelaskan bahwa tanpa bantuan tenaga tambahan, proses pembersihan diperkirakan akan memakan waktu jauh lebih lama. “Alhamdulillah, dengan gotong royong seperti ini, sekolah kami bisa segera kembali digunakan. Kami bangga karena TNI selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Hingga sore hari, progres pembersihan sudah mencakup sebagian besar ruang kelas dan halaman utama. Pihak sekolah menargetkan proses belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan setelah kondisi benar-benar aman dan bersih.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumen kembali menegaskan komitmen TNI dalam membantu masyarakat dan membangun semangat gotong royong. Aksi nyata tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat mampu mempercepat pemulihan pasca bencana.

jalu.atmaja88@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *