TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh Utara untuk Akses Warga yang Terputus

Aceh Utara – Untuk mengembalikan akses transportasi yang terputus akibat banjir, TNI telah memulai pembangunan jembatan Bailey darurat di Jalan Cot Poto, Desa Panton, Kecamatan Nisam, pada Senin (29/12/2025). Tindakan cepat ini melibatkan 25 personel dari Yonzipur 4 serta 14 personel Denzipur 3, yang bekerja di bawah pengawasan langsung Koramil 23/Nisam. Para Babinsa di wilayah tersebut juga turut berperan dalam memantau pelaksanaan proyek di lapangan.

Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk menghubungkan Desa Paloh Mampre dan Desa Meunasah Alue dengan Desa Semirah, yang sebelumnya terisolasi akibat banjir yang merusak akses jalan utama. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga dapat kembali berjalan normal, sehingga aktivitas sehari-hari masyarakat tidak terganggu.

Progres pengerjaan jembatan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen, dengan struktur baja yang mulai menunjukkan kekokohan. Tim TNI terlihat bekerja keras, mengisi tanah ke dalam goni dan memperkuat pangkal jembatan sebagai bagian dari konstruksi darurat.

Kehadiran prajurit Zipur dan personel Koramil 23/Nisam di lokasi mendapatkan sambutan positif dari masyarakat yang sebelumnya terisolasi. Danramil 23/Nisam mengungkapkan, “Pembangunan jembatan Bailey darurat ini adalah bentuk dukungan kami dalam pemulihan infrastruktur pascabencana. Kami berkomitmen untuk mempercepat proses penyelesaian agar akses masyarakat Desa Panton kembali terbuka dan aktivitas warga dapat berjalan normal.” Dengan demikian, jembatan ini diharapkan dapat segera dioperasikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *