Bangli – Pada Rabu sore, 7 Januari 2026, kegiatan adat ‘memasar’ yang merupakan bagian dari upacara Karya Agung Pura Puseh dan Pura Baleagung di Desa Adat Pulesari, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, berlangsung dengan aman berkat pengamanan yang dilakukan oleh aparat keamanan. Pengamanan tersebut melibatkan Babinsa Desa Bangbang Pelda Kadek Widiarta, Babinsa Desa Peninjoan, Bhabinkamtibmas, serta pecalang dari kedua desa adat tersebut. Kegiatan ini diadakan di areal pasar Desa Bangbang dengan dihadiri oleh sekitar 400 orang, termasuk Bendesa Adat Pulesari dan aparat kewilayahan.
Pengamanan yang dilakukan oleh TNI dan Polri bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif dan menegakkan disiplin dalam rangkaian upacara adat. Babinsa Desa Bangbang menegaskan bahwa peran mereka adalah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan budaya yang menjadi bagian penting masyarakat setempat. “Kami berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas dan pecalang untuk memastikan semua berjalan lancar dan tertib,” kata Babinsa.
Selain itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menekankan pentingnya kegiatan adat dalam menjaga kearifan lokal. “Kehadiran kami di lapangan adalah bukti komitmen TNI AD dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat,” ujarnya. Kegiatan ini tidak hanya mengedepankan aspek pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.



