Halmahera Utara — Koramil 1508-02/Galela bekerja sama dengan Polsek Galela, pemerintah desa setempat, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara, telah melakukan upaya penanganan terhadap dampak banjir yang melanda Kecamatan Galela Selatan akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kejadian ini terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026.
Danramil 1508-02/Galela, Lettu Inf Suharno, bersama Kapolsek Galela, terlibat dalam pendataan kondisi wilayah terdampak dan menyampaikan laporan kepada Tim BPBD Kabupaten Halmahera Utara guna koordinasi lebih lanjut. “Kami ingin memastikan bahwa semua yang terdampak mendapatkan perhatian yang layak dan penanganan yang cepat,” ujar Lettu Suharno.
Pada kesempatan itu, tim gabungan melakukan pengecekan di lokasi pengungsian warga yang berada di Gereja Ebenhezer, Desa Togawa. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan serta kesehatan para pengungsi, sambil memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Selain itu, dalam rangka pemulihan lingkungan, anggota Koramil bersama masyarakat melaksanakan karya bakti membersihkan drainase yang tersumbat akibat material banjir. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya banjir di masa mendatang. Personel juga membantu mengamankan barang-barang berharga milik warga di rumah-rumah terdampak.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih ada, Kodim 1508/Tobelo mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan. “Kami meminta agar warga segera melapor jika ada situasi darurat,” tambah Lettu Suharno. Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta menegaskan keberadaan aparat keamanan dalam mendukung kebutuhan masyarakat di daerah mereka.



