Dalam upaya memberikan bantuan maksimal pasca bencana alam banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, personel Kodam XIII/Merdeka menggelar kegiatan penanganan yang intensif dan terorganisir. Kegiatan ini berlangsung sejak minggu, 11 Januari 2026, melibatkan berbagai unsur pemerintah dan relawan untuk memastikan pemulihan wilayah yang terdampak berjalan dengan lancar.
Banjir bandang yang melanda wilayah ini mengakibatkan kerusakan parah di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Siau Timur yang meliputi Kelurahan Bahu dan Kampung Bandil, serta Kecamatan Siau Barat Selatan dengan Kampung Laghaeng dan Kampung Batusenggo. Berdasarkan laporan, prajurit Kodam XIII/Merdeka bertugas melakukan pemantauan situasi dan memastikan keamanan warga yang terancam.
Salah satu langkah penting yang diambil adalah penyelamatan warga yang terjebak dan pencarian korban yang hilang. Selain itu, pembersihan material yang tersisa dari banjir juga menjadi fokus utama, di mana TNI berkolaborasi bahu-membahu dengan pihak terkait lainnya. Mereka juga mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar, termasuk makanan dan obat-obatan kepada warga yang berada di lokasi-lokasi pengungsian.
Kodam XIII/Merdeka menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menanggulangi bencana ini sesaat, tetapi juga berupaya untuk mendukung pemulihan jangka panjang hingga wilayah tersebut dinyatakan aman untuk ditinggali kembali. ‘Kami akan terus berada di lapangan dan bersinergi dengan semua pihak demi kepentingan masyarakat,’ ujar salah satu perwakilan Kodam. Dengan adanya kerjasama yang solid, diharapkan proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.



