Keterlibatan TNI dan Relawan dalam Pencarian Korban Longsor di Tabanan

Tabanan, 21 Januari 2026 – Dalam tindakan cepat untuk membantu pencarian dua orang korban yang terseret arus sungai akibat tanah longsor, Komandan Kodim 1619/Tabanan, Letkol Inf Trijuang Danarjati, S.A.P., M.I.P., memimpin tim gabungan yang terdiri dari Polri, Pemerintah Daerah, dan Tim SAR. Kejadian bencana ini berlangsung di BTN Kuwum Asri 2, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Akibat intensitas hujan yang tinggi, tanah longsor terjadi dan mengakibatkan dua unit rumah warga amblas ke aliran Sungai Subak Jemanik. Dalam insiden ini, enam orang berada di dalam rumah; empat orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya, Yuliana DA Costa Makun (ibu) dan putrinya yang berusia 1,5 tahun, Audrey, terseret arus dan hingga kini masih dalam pencarian.

Semikristian Banafani, suami dan ayah dari korban, mengalami patah kaki setelah tertimpa material bangunan dan kini dirawat di RSU Tabanan. Proses pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, BPBD Kabupaten Tabanan, Basarnas, relawan, serta masyarakat lokal. Di lokasi kejadian, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos, serta sejumlah pejabat lainnya turut hadir untuk memantau situasi.

Dandim Trijuang Danarjati menegaskan pentingnya sinergi dalam situasi bencana. ‘Kami dari Kodim dan semua pihak terkait akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban. Kami juga berharap masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan,’ ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terus dilakukan di sepanjang aliran Sungai Subak Jemanik dan area sekitarnya, dengan komitmen untuk menjaga keselamatan semua personel yang terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *