Banjir dan Tanah Longsor di Cisarua: Dandim Tinjau Lokasi Terdampak yang Memprihatinkan

BANDUNG BARAT – Letkol Inf Ratno, S.H., M.I.P., Dandim 0609/Cimahi, melakukan tinjauan lapangan terhadap bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Insiden ini terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB, akibat curah hujan yang sangat tinggi. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, bencana ini menyebabkan sekitar 30 rumah tertimbun, menandakan dampak yang cukup parah bagi masyarakat setempat.

Bencana ini berlokasi di Kapun Babakan RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu. Hasil laporan terbaru dari tim relawan BPBD menunjukkan bahwa setidaknya 10 orang dilaporkan masih tertimbun material longsor, dan tiga di antaranya telah ditemukan meninggal dunia. Proses pencarian korban saat ini dikoordinasikan oleh BPBD Provinsi Jawa Barat bersama dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat serta aparat gabungan yang terlibat dalam evakuasi.

Penyebab utama dari tanah longsor ini adalah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut tidak hanya pada hari kejadian, namun juga beberapa hari sebelumnya. Tim gabungan yang terdiri dari petugas BPBD dan relawan lokal terus berupaya mencari dan menyisir area dampak bencana untuk menemukan korban yang masih hilang. Tindakan cepat dan komprehensif diperlukan untuk menangani situasi ini agar tidak menimbulkan lebih banyak korban di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Penanganan pasca bencana juga menjadi penting untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *