Dompu, NTB – Pada Kamis, 29 Januari 2026, Babinsa Desa Lanci Jaya, Sertu Abdul Hamid, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus monitoring wilayah sebagai upaya menjaga stabilitas dan keamanan di daerah binaannya. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan merupakan bagian dari tugas penting TNI AD dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Abdul Hamid bertindak sebagai mediator dalam sengketa lahan yang melibatkan dua warga setempat, Bapak Tohri dan Bapak Umar. Mediasi berlangsung di Kantor Desa Lanci Jaya, di mana keduanya diajak untuk berdiskusi dengan pendekatan musyawarah dan kekeluargaan. Upaya damai ini penting untuk mencegah eskalasi konflik yang dapat merugikan semua pihak.
Sertu Abdul Hamid menunjukkan peran aktifnya sebagai penengah, berusaha menawarkan solusi yang adil dan memuaskan bagi kedua belah pihak. Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif, diharapkan potensi ketegangan dapat diredam dan keharmonisan antar warga tetap terpelihara.
Tak hanya mediasi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah untuk mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga menunjukkan komitmen untuk membangun sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat kewilayahan.
Selama proses berlangsung, situasi tetap aman dan tertib, mencerminkan dedikasi Babinsa dalam menjaga ketentraman di Desa Lanci Jaya. Dengan monitoring yang dilakukan, Babinsa dapat secara langsung mengamati kondisi sosial dan keamanan, sehingga kehadirannya diharapkan dapat menambah rasa aman bagi warga.



