Aceh Utara – Banjir bandang yang melanda Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, meninggalkan berbagai masalah bagi masyarakat, salah satunya kerusakan fasilitas pendidikan di SD Negeri 19/TJA yang mengganggu proses belajar mengajar. Untuk mengatasi permasalahan ini, bantuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) menjadi harapan besar bagi warga dan pihak sekolah. Aktivitas rehabilitasi dimulai pada Jumat (6/2/2026).
Atas arahan Bapak Kasad, personel dari Yon Zipur 6/SD, Yon Zipur 17/AD, serta Koramil 14/TJA telah dikerahkan untuk melakukan pembersihan dan rehabilitasi SD Negeri 19/TJA. Kegiatan ini dipimpin oleh Danramil 14/TJA, Kapten Inf Hariyanto, bersama Lettu Czi Aris dari Yon Zipur 6/SD, Letda Czi Amirudin dari Yon Zipur 17/AD, serta melibatkan anggota Kodim 0103/Aceh Utara dan Korem 011/Lilawangsa.
Berbagai pekerjaan fisik telah dikerjakan, termasuk pengecatan ruang kelas, perbaikan plafon, ventilasi, dan kursi sekolah, serta pemasangan plafon, pengiriman material bangunan, hingga perbaikan dinding toilet dan atap. Semua langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang aman bagi para siswa.
Selain itu, personel TNI juga melaksanakan penataan lingkungan pendidikan dengan menimbun balai pengajian, mengecat kamar mandi, dan memasang tiang bendera sekolah pascabencana. Proses rehabilitasi ini berlangsung bertahap, dengan fokus pada kualitas pekerjaan dan keselamatan.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., melalui Danramil 14/TJA, Kapten Inf Hariyanto, menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kasad atas bantuan yang diberikan, mengingat dukungan tersebut sangat penting untuk memulihkan sarana pendidikan bagi anak-anak di daerah terdampak. Saat ini, progres rehabilitasi SD Negeri 19/TJA telah mencapai sekitar 74 persen, dan semua kegiatan berjalan aman serta kondusif. Masyarakat dan pihak sekolah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Bapak Kasad serta seluruh prajurit TNI yang terlibat, sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat.



