Kendari – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 bukan hanya sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi juga berfungsi sebagai alat penguatan solidaritas sosial di dalam masyarakat. Pada Rabu (18/2), anggota organisasi masyarakat (Ormas) Tamalaki berkolaborasi dengan Satgas TMMD untuk membantu pengerjaan infrastruktur di Kelurahan Anggoeya.
Partisipasi pemuda dalam kegiatan gotong royong ini mencerminkan kepedulian yang tinggi dari masyarakat terhadap pembangunan wilayah mereka. Para pemuda dan personel TNI berkolaborasi secara harmonis, saling berbagi tugas dalam mengangkut dan menata material konstruksi, tanpa adanya batasan.
Kegiatan ini dianggap mampu menghidupkan kembali semangat kerja bakti yang merupakan bagian dari warisan budaya bangsa. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana kerja yang lebih ringan dan meningkatkan produktivitas.
Selain mempercepat proses pembangunan, kolaborasi ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara aparat dan masyarakat. Hubungan yang terjalin secara langsung diyakini dapat membangkitkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dicapai bersama.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara TNI dan elemen masyarakat, pelaksanaan TMMD di wilayah Anggoeya diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik dalam hal pembangunan infrastruktur maupun penguatan persatuan sosial di kalangan warga.



