Klungkung – Dalam rangka mempersiapkan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, Dandim 1610/Klungkung, Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral. Acara ini berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026, di Aula Jalaga Dharma Pandhapa, Polres Klungkung, dan dihadiri oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, Kapolres Klungkung, serta berbagai instansi terkait di Kabupaten Klungkung.
Kapolres Klungkung, AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa Rakor ini dilaksanakan sebagai persiapan pengamanan untuk Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, di mana Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat Agung 2026. Operasi ini akan fokus pada titik-titik keramaian untuk mencegah gangguan ketenteraman masyarakat serta mengurangi kemacetan.
Tiga Pos Pengamanan dan Pelayanan Terpadu akan didirikan, yaitu di Pelabuhan Banjar Nyuh, Kelingking Beach di Nusa Penida, dan Goa Lawah di Kecamatan Dawan. Selain itu, menjelang hari raya sering terjadi kenaikan harga bahan pokok dan kelangkaan BBM, sehingga diperlukan kerja sama antar instansi untuk memantau dan memastikan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Bupati Klungkung, I Made Satria, menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menghargai perayaan masing-masing, terutama karena Nyepi dan Idul Fitri bertepatan tahun ini. “Kita harus mentaati seruan yang sudah dikeluarkan oleh Gubernur Bali agar tidak menimbulkan konflik,” ujarnya.
Dandim 1610/Klungkung, Letkol Kav Sidik Pramono, menambahkan bahwa perencanaan yang matang akan menghasilkan pelaksanaan yang optimal, dan sinergi antar pihak sangat dibutuhkan untuk menjamin keamanan dan ketertiban wilayah.
Rakor ini merupakan langkah penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan merayakan kedua hari raya tersebut secara harmonis.



