Kebumen – Penetapan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi tahun ini menimbulkan perbedaan pendapat. PP Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026, sementara Kementerian Agama menetapkan jatuhnya Idul Fitri pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Perbedaan ini menyebabkan sebagian masyarakat melaksanakan Sholat Idul Fitri pada pagi hari Jumat.
Di Kabupaten Kebumen, pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026, berjalan dengan aman dan tertib, berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Kodim 0709/Kebumen. Pengamanan ini melibatkan sinergi lintas instansi, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, serta organisasi kemasyarakatan seperti PC NU dan PD Muhammadiyah Kebumen. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman dan khusyuk.
Sejak pagi hari, ratusan jamaah mulai memadati Alun-Alun Pancasila Kebumen untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri. Petugas gabungan telah disiagakan di berbagai lokasi strategis, termasuk pintu masuk, area parkir, dan sekitar lokasi sholat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan mengatur arus lalu lintas.
Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan, menegaskan bahwa pengamanan ini adalah bentuk tanggung jawab aparat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dalam pernyataannya, ia menyatakan, “Pengamanan Sholat Idul Fitri ini menunjukkan sinergitas antara TNI dan Polri serta pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi jamaah. Kami ingin memastikan semua dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk.”
Letkol Eko juga mengapresiasi kerjasama semua pihak yang terlibat, sehingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri dapat berlangsung dengan lancar. Berkat pengamanan yang terpadu, suasana Sholat Idul Fitri 1447 H di Kebumen berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, mencerminkan soliditas antarinstansi dalam menjaga ketenteraman wilayah meskipun terdapat perbedaan dalam penetapan hari raya.



