Desa Gontar di Kecamatan Alas Barat, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kini mendapatkan angin segar dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda. Melalui program Karya Bhakti yang diprakarsai oleh Kodim 1607/Sumbawa, warga desa ini akan segera memiliki akses transportasi yang memadai. Peletakan batu pertama pada akhir Maret menandai langkah awal bagi proyek yang diharapkan akan menjadi penghubung strategis antarwilayah di desa tersebut.
Proses pembangunan jembatan ini tidak hanya melibatkan personel TNI, tetapi juga partisipasi aktif dari masyarakat. Pada awal April, kegiatan fisik berupa pemasangan patok pondasi telah dilakukan secara bersama-sama, menunjukkan komitmen tinggi warga dalam menyukseskan proyek ini. Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, menyampaikan bahwa semangat gotong royong ini adalah pendorong utama untuk mempercepat pembangunan.
Jembatan Garuda bukan hanya sekadar konstruksi semata, tetapi akan berfungsi sebagai penggerak perekonomian lokal. Akses yang lebih baik akan mempermudah para petani dalam menjual hasil panen mereka, yang selama ini terhambat oleh batasan transportasi. Selain itu, jembatan ini juga diharapkan meningkatkan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Keberadaan Jembatan Garuda mencerminkan dedikasi dan kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan infrastruktur berkualitas di pedesaan. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, proyek ini diharapkan berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang di Kabupaten Sumbawa.



