Babinsa dan Masyarakat: Kolaborasi untuk Membangun Jembatan Perintis Garuda

MINAHASA UTARA – Tanggal 19 Mei 2026, di Kelurahan Rap-Rap, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Babinsa tampak bekerja sama dengan masyarakat dan para pekerja dalam mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda dengan semangat gotong royong yang tinggi.

Aksi kolaboratif antara TNI dan warga di lapangan terlihat jelas dalam setiap tahapan pekerjaan. Mereka saling membantu dalam pengikatan tiang kolong besi ke kaki ayam dan pengangkatan rangka besi angker, yang merupakan bagian esensial dari proyek infrastruktur yang diperlukan oleh masyarakat setempat.

Babinsa tak hanya berperan sebagai penggerak semangat, tetapi juga terlibat langsung dalam menjalankan berbagai tugas. Dengan penuh antusiasme, Babinsa, pekerja, dan masyarakat bekerja sama untuk memastikan tiang kolong besi terikat dengan aman dan rangka besi angker terangkat sesuai rencana.

Sertu Sarifudin Talaohu, yang merupakan Babinsa dari Koramil 1310-06/Airmadidi Kodim 1310/Bitung, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat. Ia berharap pembangunan jembatan ini akan berkontribusi dalam meningkatkan akses dan memperlancar perekonomian lokal.

“Melalui kolaborasi ini, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menunjukkan tanda kemajuan yang signifikan. Ini adalah bukti bahwa gotong royong adalah kunci untuk mencapai pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Salah satu warga mengungkapkan, semangat Babinsa memberikan dukungan yang sangat berarti bagi mereka. Kehadiran TNI di lapangan meningkatkan semangat dan daya juang masyarakat dalam menyelesaikan pekerjaan yang menantang ini.

Gotong royong antara Babinsa dan masyarakat di Kelurahan Rap-Rap menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat. Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, turut menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi agar masyarakat aktif berpartisipasi dalam pembangunan.

“Kami sangat menghargai kebersamaan yang terlihat dalam proyek pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Dengan kerja sama yang erat antara TNI, masyarakat, dan pekerja, proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan jelas,” tegas Dandim.

Ia menambahkan, proyek jembatan ini penting dalam meningkatkan konektivitas, aktivitas ekonomi masyarakat, dan akses ke layanan. Sepanjang itu, keterlibatan Babinsa dalam membantu masyarakat akan terus didorong, dan semangat gotong royong diharapkan tetap terjaga untuk kebaikan bersama.