NTT-TTU., Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dikerjakan oleh Kodim 1618/TTU di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, terus mengalami kemajuan yang berarti. Pada tanggal 24 April 2026, tahap pengecoran bagian pangkuan tiang skur telah dimulai, yang merupakan bagian vital dalam memperkuat struktur utama jembatan yang bertugas menahan beban konstruksi secara keseluruhan.
Pelaksanaan pengecoran ini dikerjakan secara bersama-sama oleh anggota Kodim 1618/TTU dan masyarakat di daerah tersebut. Meskipun menghadapi tantangan cuaca, semangat kerjasama dan tekad untuk menyelesaikan proyek ini tetap tidak surut. Bahkan, kondisi tersebut memperlihatkan sinergi yang kuat antara anggota TNI dan masyarakat setempat dalam mewujudkan kemanunggalan di lapangan.
Sejumlah warga yang memiliki keahlian di bidang tukang juga ikut terlibat dalam proses ini. Kontribusi mereka sangat membantu dalam mempercepat proses pengerjaan serta memastikan kualitas hasil pembangunan. Kolaborasi ini adalah bukti nyata dari partisipasi masyarakat dalam mendukung proyek infrastruktur yang kelak akan dinikmati bersama.
Menyampaikan informasi mengenai progres, Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dikebut dengan fokus pada kualitas dan keselamatan kerja. “Kami berkomitmen untuk menyelesaikan konstruksi ini tepat waktu dan dengan hasil maksimal. Dukungan dari warga sangat berharga bagi kami untuk mempercepat setiap tahap pekerjaan, sehingga hasilnya dapat segera dinikmati masyarakat,” ujarnya.



