HULU SUNGAI SELATAN – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali dibuktikan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS). Salah satu sasaran fisik tambahan yang kini tengah dikebut pengerjaannya adalah perehaban total rumah ibadah langgar di Desa Pantai Ulin, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Kegiatan yang melibatkan personel TNI bersama warga setempat ini tidak hanya menyentuh pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga menyasar peningkatan sarana ibadah sebagai pusat kegiatan sosial dan spiritual masyarakat.
Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1003/HSS, Letkol Inf Ading Priyotantoko, melalui salah satu personel di lapangan, Sertu Mulyadi, menjelaskan bahwa perehaban langgar ini dilatarbelakangi kondisi bangunan yang sudah sangat memprihatinkan.
“Sebelum direhab, kondisi langgar ini sudah banyak mengalami kerusakan. Atap seng bocor di beberapa titik, plafon lapuk dan rawan runtuh, lantai sudah amblas dan retak-retak. Tempat wudu juga masih model lama yang kurang memadai, belum ada gudang penyimpanan yang layak, serta belum ada pagar pembatas,” ungkap Sertu Mulyadi saat ditemui di lokasi, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat warga merasa waswas dan tidak nyaman saat menjalankan ibadah, terutama ketika musim hujan tiba atau saat langgar digunakan untuk salat berjamaah dalam jumlah banyak.
Melihat urgensi tersebut, Satgas TMMD Ke-128 menjadikan langgar ini sebagai sasaran fisik tambahan. Pekerjaan yang dilakukan mencakup penggantian total atap seng, pemasangan plafon baru, peninggian dan pengecoran ulang lantai, pembuatan tempat wudu modern, pembangunan gudang penyimpanan alat kebersihan dan perlengkapan ibadah, hingga pemasangan pagar keliling untuk keamanan.
“Perehaban ini bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan. Tujuan utamanya adalah mengembalikan fungsi langgar agar ibadah menjadi lebih aman, nyaman, dan khusyuk. Selain itu, kami ingin memperkuat peran langgar sebagai pusat kegiatan sosial keagamaan masyarakat,” tambah Sertu Mulyadi.
Proses pengerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong. Sejak pagi, personel Satgas TMMD sudah membaur dengan masyarakat Desa Pantai Ulin. Ada yang mengaduk semen, mengangkat material, dan memasang rangka atap. Kebersamaan ini menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran Satgas TMMD dan direhabnya langgar ini disambut antusias oleh warga Desa Pantai Ulin. Salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku bersyukur dan terharu karena tempat ibadah mereka yang sudah puluhan tahun dimakan usia akhirnya mendapat perhatian.
Ia berharap, setelah langgar selesai direhab, kegiatan keagamaan di desa akan semakin hidup. “Mudah-mudahan anak-anak lebih semangat mengaji, bapak-bapak lebih rajin salat berjamaah. Ini bukan cuma bangunan, tapi penyemangat untuk kami,” tambahnya.
Dengan direhabnya langgar ini, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1003/HSS berharap dapat memberikan warisan yang bermanfaat jangka panjang bagi warga Desa Pantai Ulin. Bukan hanya bangunan yang lebih kokoh, tetapi juga semangat kebersamaan dan nilai gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat.
(pendim1003)



