ACEH JAYA – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 0114/Aceh Jaya melalui kegiatan patroli rutin dan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran yang dapat mengancam lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas ekonomi warga.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Setia Bakti Kodim 0114/Aceh Jaya, Serda Hendra Yani, yang melaksanakan patroli terpadu bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) di wilayah Desa Gampong Baroh, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (07/07/2026).
Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi rawan terjadinya kebakaran, khususnya pada lahan yang berada di kawasan terbuka dan rentan mengalami kekeringan saat cuaca panas. Selain memantau kondisi lapangan, patroli juga bertujuan memastikan tidak terdapat aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Hendra Yani turut melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan. Warga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Menurut Serda Hendra Yani, sebagian wilayah binaannya merupakan kawasan yang memiliki potensi terjadinya karhutla sehingga diperlukan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, patroli dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi kegiatan rutin yang terus dilaksanakan untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pencegahan menjadi langkah yang paling efektif dalam mengurangi risiko kebakaran. Dengan adanya patroli rutin dan keterlibatan masyarakat, potensi munculnya titik api dapat diketahui lebih awal sehingga tindakan penanganan dapat segera dilakukan sebelum kebakaran meluas.
Keterlibatan Masyarakat Peduli Api dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sinergi yang terbangun selama ini menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan upaya pencegahan karhutla di tingkat desa.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya kebakaran lahan dan hutan, Babinsa juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan titik api. Respons cepat terhadap setiap potensi ancaman menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana di wilayah.
Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian ekonomi serta mengganggu aktivitas masyarakat. Asap yang dihasilkan dari kebakaran berpotensi menurunkan kualitas udara dan berdampak pada kesehatan warga, sehingga pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama.
Melalui patroli rutin dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Babinsa Koramil 03/Setia Bakti bersama Masyarakat Peduli Api berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, potensi kebakaran dapat diminimalkan sehingga lingkungan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman serta nyaman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen aparat teritorial dalam mendukung terciptanya wilayah yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).



