Tabanan – Selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SD Negeri 1 Bantiran yang terletak di Desa Bantiran, Kec. Pupuan, menggelar kegiatan yang berfokus pada edukasi karakter. Babinsa dari Koramil 1619-03/Pupuan, Sertu I Gede Kamayasa, menjadi pengisi materi yang membahas anti-bullying pada Selasa (14/7/2026).
Bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas Desa Bantiran, Sertu Kamayasa memberikan pemahaman kepada sekitar 80 siswa mengenai dampak dan bahayanya perundungan, serta pentingnya nilai-nilai saling menghargai dalam interaksi sehari-hari. Kegiatan ini merupakan langkah strategis demi menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan terbebas dari bullying.
Sertu I Gede Kamayasa menyampaikan bahwa perundungan, baik fisik, verbal, atau lewat media sosial, dapat berdampak serius pada kesehatan mental korban. Oleh karena itu, mata pelajaran anti-bullying ini penting untuk dipahami para siswa agar dapat menolak semua bentuk tindakan bullying dan merintis budaya saling menghormati.
Dengan kerjasama TNI, Polri, dan pihak sekolah, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter dan peduli sosial. Melalui pendidikan yang inklusif dan mendukung, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan baik dan berkontribusi positif di masyarakat.



