Lamongan,- Di tengah terik matahari yang menyengat, aktivitas di halaman rumah Bapak Bayu tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812 Lamongan, terlihat pemandangan yang mengharukan: sebuah rantai manusia terjalin, tangan saling bergelayut, mengoper ribuan genteng untuk atap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) warga.
Strategi “uluran tangan ke tangan” atau estafet yang digunakan Satgas TMMD ke-129 terbukti efektif dalam mempercepat pekerjaan atap. Namun, lebih dari sekadar efisiensi, kegiatan ini merupakan simbol gotong royong dan kemanusiaan yang layak dicontoh.
Dengan cepat, setiap lembar genteng berpindah, dibarengi dengan gelak tawa dan keikhlasan para prajurit dan masyarakat. Bagi Pak Bayu, pengamatan ini memberikan rasa haru yang mendalam.
“Ketika melihat Bapak-bapak TNI dan tetangga saya bekerja sama memindahkan genteng, rasanya sangat menginspirasi. Prosesnya berjalan cepat, dan saya bisa merasakan betapa tulusnya mereka membantu kami,” katanya, terharu.



