LAMONGAN — Suara denting sekop yang bersentuhan dengan semen dan suara mesin molen menggema di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan sejak fajar. Antara deretan anggota TNI dan warga setempat, terdapat dua “teman setia” yang tak terpisahkan: alat-alat pertukangan dan gerobak sorong Arko.
Bagi Anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan, alat-alat tersebut bukan hanya alat kerja, melainkan menjadi simbol persatuan serta semangat gotong royong yang terjalin dalam proyek pengecoran jalan desa.
Program pengecoran jalan di Desa Tlemang merupakan salah satu prioritas dalam TMMD ke-129, ditujukan untuk mempermudah mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi setempat. Baik medan yang menanjak maupun cuaca yang panas tidak membuat semangat prajurit pudar.
Dengan pegangan erat pada gerobak Arko, anggota Satgas mengambil adonan semen dari mesin dan membawa ke lokasi pengecoran. Tanpa rasa lelah, berbagai alat digunakan untuk menjaga ketebalan dan keselarasan jalan yang diharapkan bisa bertahan lama. “Gerobak dan cangkul ini sudah menjadi bagian dari diri kami. Setiap meter jalan yang kami bangun adalah bentuk pengabdian untuk masyarakat Tlemang, agar akses mereka lebih baik di musim hujan,” jelas Serka Budi di tengah kegiatan.



