Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, secara resmi membuka penggunaan Jembatan Garuda Perintis di Kabupaten Sukamara pada Kamis pagi. Jembatan yang berada di wilayah Kodim 1014/Pangkalan Bun ini merupakan proyek strategis tahun anggaran 2026. Kehadiran infrastruktur ini menjadi kado istimewa bagi warga Desa Jihing dan Petarikan yang telah lama mendambakan akses jalan yang layak.
Dalam pidatonya, Pangdam menjelaskan bahwa jembatan ini berfungsi sebagai pembuka isolasi wilayah yang selama ini terhambat geografis. TNI Angkatan Darat terus berupaya menjadi jembatan solusi bagi permasalahan infrastruktur di pedalaman. Dengan terhubungnya desa-desa ini, aktivitas sosial dan budaya masyarakat diharapkan semakin dinamis.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI atas kolaborasi pembangunan ini. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan militer sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan fisik di pelosok. Jembatan ini dinilai sangat krusial untuk menunjang sektor pasar dan layanan publik lainnya.
Acara peresmian ini juga diisi dengan imbauan penting mengenai pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan karhutla. Bupati Sukamara, H. Masduki, meminta warga untuk merawat jembatan tersebut agar tahan lama hingga generasi berikutnya. Setelah seremoni, para pejabat menyempatkan diri untuk beramah tamah dan berfoto bersama warga.



