Aktivitas harian masyarakat di kawasan Genting Kalianak kini menjadi jauh lebih efektif setelah hadirnya Jembatan Gantung Garuda. Fasilitas penghubung ini mampu mengatasi persoalan warga yang selama bertahun-tahun harus menempuh rute memutar yang melelahkan. TNI AD membangun sarana ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui pembangunan fisik.
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Kasad meninjau langsung jembatan tersebut untuk melihat dampak positifnya bagi ekonomi lokal. Menurutnya, akses yang terbuka akan secara otomatis menurunkan biaya operasional warga dalam beraktivitas. Jembatan sederhana ini dinilai cukup ampuh sebagai jawaban cepat atas keluhan masyarakat mengenai keterbatasan infrastruktur jalan.
Kasad mengungkapkan bahwa masih banyak anak sekolah di berbagai pelosok yang harus melintasi sungai dengan risiko tinggi atau menggunakan jembatan rusak. Kondisi memprihatinkan inilah yang menjadi prioritas TNI AD dalam melaksanakan tugas pengabdian di lapangan. Beliau memastikan bahwa setiap unit jembatan yang dibangun telah melalui kajian aspek kegunaan dan keamanan bagi para pemakainya.
Langkah ini sekaligus merespons arahan dari Presiden RI mengenai peran aktif TNI dalam membantu masyarakat luas. Jenderal Maruli menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa misi utama TNI AD adalah hadir di tengah kesulitan rakyat. Dengan adanya akses baru ini, diharapkan denyut ekonomi dan sosial di Surabaya, khususnya di wilayah Kalianak, dapat berkembang lebih pesat.



