Desa Tihingan di Kecamatan Banjarangkan terpilih menjadi pusat lokasi pelaksanaan program TMMD ke-130 untuk tahun anggaran 2026. Guna menyukseskan agenda tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung bersama Kodim 1610 mengadakan rapat penyamaan persepsi. Langkah ini diambil agar seluruh tahapan, mulai dari seremoni pembukaan hingga penutupan, dapat berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti.
Kepala Kesbangpol, I Dewa Ketut Sueta Negara, menyatakan bahwa sinkronisasi antara instansi terkait sangat krusial agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan. Rapat ini juga menjadi wadah bagi perangkat desa dan Babinsa untuk menyampaikan kondisi terkini di wilayah Tihingan. Kerjasama lintas sektoral dipandang sebagai kunci utama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi stabilitas dan kemajuan daerah.
Dalam paparannya, Letkol Kav Sidik Pramono menjelaskan bahwa target pembangunan telah disusun secara komprehensif untuk menyasar fasilitas umum dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan anggaran telah disiapkan untuk memastikan seluruh proyek fisik selesai tepat waktu dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, program non-fisik juga dirancang untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga lokal di masa depan.
Seluruh rangkaian diskusi ditujukan untuk memastikan kesiapan operasional setiap pihak yang terlibat menjelang pembukaan pada bulan Oktober. Para peserta rapat sepakat bahwa transparansi dan komunikasi yang efektif adalah modal utama keberhasilan TMMD kali ini. Dengan kesepahaman yang telah terbentuk, diharapkan pelaksanaan pembangunan di Desa Tihingan dapat segera dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas.



