Guna mengantisipasi gejolak harga dan gangguan pasokan energi, TPID Kabupaten Klungkung menggelar monitoring intensif ke berbagai pangkalan serta agen elpiji melon. Agenda ini menjadi prioritas menyusul adanya laporan mengenai sulitnya mendapatkan gas subsidi di beberapa titik wilayah Klungkung.
Rombongan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah dan TNI meninjau PT Sentana Giri Nusa dan PT Indahwati Sari di Kelurahan Semarapura Klod. Kehadiran Kapten Cba Nyoman Suryatha dari Kodim 1610/Klungkung memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam memantau arus keluar masuk tabung gas bersubsidi.
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa alur distribusi dari SPBE menuju agen-agen utama masih berlangsung normal. Petugas tidak menemukan adanya indikasi penimbunan, dan harga jual di tingkat agen tetap terjaga pada angka Rp 16.000 per tabung.
Monitoring ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi hambatan pasokan di masa mendatang. Dengan mengetahui kondisi riil di lapangan, pemerintah dapat segera mengambil langkah darurat jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan permintaan atau kendala logistik distribusi.



