Kawasan pesisir Desa Mamuya kini memiliki harapan baru dengan dilaksanakannya program penanaman bakau oleh Kodim 1508/Tobelo. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Galela ini mengusung tema besar tentang perwujudan Indonesia yang hijau dan lestari. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat perlindungan garis pantai dari ancaman pengikisan air laut atau abrasi yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Personel TNI bersatu padu dengan warga dan pihak swasta seperti PT NHM dalam menancapkan bibit-bibit mangrove di sepanjang Pantai Wauo. Partisipasi aktif dari pemerintah desa dan kepolisian menambah kekuatan dalam aksi lingkungan ini. Semangat gotong royong sangat terasa saat semua pihak bekerja bersama demi menjaga keasrian alam Halmahera Utara.
Menurut keterangan Dandim 1508/Tobelo, peran TNI saat ini tidak hanya terbatas pada sektor pertahanan dan keamanan saja. TNI juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut serta merawat lingkungan hidup demi kesejahteraan masyarakat. Menanam pohon dianggap sebagai cara paling efektif untuk membangun kepedulian warga terhadap alam sekitar yang menjadi sumber kehidupan mereka.
Keberlanjutan program ini menjadi perhatian utama agar bibit yang ditanam tidak mati begitu saja. Masyarakat diajak untuk memiliki rasa memiliki dan rutin memantau perkembangan tanaman bakau tersebut. Dengan ekosistem yang pulih, diharapkan keanekaragaman hayati di pesisir Pantai Wauo akan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi nelayan setempat.



