
Kotawaringin Barat – Semangat kegigihan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tampak saat mereka berjuang memadamkan api yang terjadi di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), khususnya di Sektor Pesalat, Desa Sekonyer, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat hingga larut malam hari Selasa (20/10/2026).
Gabungan kekuatan dari berbagai angkatan, termasuk Prajurit Kodim 1014/Pangkalan Bun (Pbn), Brigif TP 40/Huma Betang, serta tenaga dari Polres Kotawaringin Barat dan relawan, bersatu untuk menghentikan penyebaran kebakaran demi melindungi kawasan konservasi yang berharga ini.
Dalam kondisi yang sulit, para petugas tetap berupaya mengendalikan api meskipun harus beroperasi di kegelapan malam. Seluruh pihak menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk melindungi hutan di Taman Nasional Tanjung Puting dari ancaman yang bisa mengakibatkan kerusakan besar.
Dandim 1014/Pangkalan Bun, Letkol Inf Makin, S.Sos., M.I.P., menekankan dedikasi anggota Satgas dalam memadamkan api. Ia menyatakan, “Kami tidak akan mundur hingga api benar-benar padam. Setiap langkah di lapangan adalah untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran dan menjaga lingkungan kita,” ujarnya.
