
Kotawaringin Timur – Pada hari Kamis, 29 Oktober 2026, Komandan Kodim 1015/Sampit, Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., menghadiri Rapat Evaluasi terkait Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta masalah kekeringan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Acara ini dilaksanakan di Ruang Rapat Pusdalops BPBD dengan dihadiri berbagai elemen pemerintahan dan keamanan.
Antara lain, Bupati H. Halikinnor, S.H., M.M., dan Wakil Bupati Irawati, S.Pd., M.A.P. juga ikut dalam rapat ini. Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Diana Setiawan, SE., M.A.P., Danrem 102/Pjg, Kapolres Kotim dan perwakilan dari instansi-instansi vertikal yang berperan penting dalam penanganan bencana di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Fokus utama diskusi adalah perkembangan terkini mengenai penanganan karhutla dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk menghadapi potensi kebakaran hutan. Bupati Kotawaringin Timur menjelaskan bahwa wilayah ini mendapatkan curah hujan akibat operasi modifikasi cuaca, namun titik hotspot masih ada dan perlu diwaspadai. Kondisi ini diperparah dengan ramalan bahwa fenomena El Nino akan berlanjut hingga awal tahun 2027.
Dandim menegaskan bahwa strategi penanggulangan karhutla harus terus dilanjutkan meskipun ada tanda-tanda hujan. Dia mendorong agar pemantauan dan patroli dilakukan secara terus-menerus serta pendekatan berbasis sosialisasi kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas pembakaran lahan yang berisiko.
