
Manokwari Selatan – Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Mansel menunjukkan bahwa keterbatasan peralatan tidak menghentikan semangat mereka. Dengan alat yang minimal, personel Satgas dan warga setempat tetap berkomitmen untuk melaksanakan pengadukan semen secara manual, sehingga pekerjaan proyek berjalan dengan lancar.
Demi mencapai hasil yang maksimal, mereka saling bahu-membahu menyiapkan campuran material bangunan menggunakan sekop dan gerobak dorong. Meskipun tidak didukung dengan mesin pengaduk semen, tingginya semangat, ketekunan, dan rasa tanggung jawab menjadi pendorong utama mereka dalam menyelesaikan pekerjaan ini.
Bagi Satgas TMMD, keterbatasan alat justru menjadi tantangan yang memacu kreativitas dalam menemukan solusi alternatif. Mereka bertekad untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan tidak membiarkan hal-hal tersebut menghalangi pencapaian sasaran pembangunan.
Partisipasi aktif masyarakat Kampung Yamboi juga sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan program ini. Kerjasama dan gotong royong antara Satgas dan warga lokal menciptakan suasana yang kondusif untuk mengatasi setiap rintangan yang ada selama pembangunan, menunjukkan betapa pentingnya sinergi dalam pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat juang dan kolaborasi yang menguatkan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel terus mengupayakan pencapaian setiap target pembangunan demi kesejahteraan masyarakat di Kampung Yamboi.
