
NABIRE, Papua Tengah – Jalannya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Nabire menegaskan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat. Dalam kegiatan ini, prajurit dan warga lokal terlihat aktif bergotong royong menyelesaikan berbagai proyek pembangunan seperti gereja, MCK, RTLH, serta infrastruktur pendukung.
Program ini melibatkan angkatan bersenjata dari Kodim 1705/Nabire, Brigif 82/WKB, YTP 804/DBAY, Denzipur 12/OHH, dan Denzibang 2/XXIX. Setiap elemen bekerja sama memaksimalkan hasil pembangunan dengan semangat gotong royong, memastikan sasaran dapat tercapai dengan baik.
Dandim 1705/Nabire yang menjabat Dansatgas TMMD ke-130 menegaskan bahwa tujuan utama program ini tidak hanya menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat ikatan antara TNI dan masyarakat. Ia menyatakan, “Kami bekerja sama dengan masyarakat dalam membangun fasilitas-fasilitas seperti gereja dan MCK.”
Keterlibatan langsung masyarakat dalam pembangunan menciptakan ikatan yang lebih solid, memperlihatkan bahwa pembangunan sebaiknya melibatkan seluruh elemen masyarakat. Hubungan yang terjalin antara prajurit TNI dan warga lokal pun semakin memperkuat rasa kebersamaan, yang merupakan esensi dari kegiatan TMMD.

