
Tanah Laut – Waktu pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, semakin mendekati garis akhir. Kondisi tersebut membuat Satgas TMMD harus bekerja lebih ekstra. Strategi pun diterapkan, personel dibagi ke beberapa kelompok kerja agar sejumlah tahapan pembangunan dapat berjalan secara bersamaan, Jum’at (06/11/2026).
Pemandangan kesibukan terlihat di lokasi sasaran fisik. Sebagian personel berjibaku menyiapkan adukan semen dan melakukan plesteran dinding, sementara kelompok lainnya mulai berkutat dengan pemasangan rangka atap. Masing-masing memiliki tanggung jawab dan sasaran pekerjaan yang berbeda, tetapi seluruhnya bergerak dalam satu tujuan, yakni menuntaskan pembangunan tepat waktu.
Pembagian tugas ini bukan tanpa alasan. Dengan mengerjakan dua tahapan secara beriringan, Satgas dapat mengoptimalkan tenaga sekaligus memangkas waktu pengerjaan. Tidak perlu menunggu satu pekerjaan benar-benar selesai untuk memulai pekerjaan lainnya, selama tahapan tersebut memungkinkan dilaksanakan secara bersamaan tanpa mengabaikan ketentuan teknis.
Di bawah terik matahari, personel Satgas terus berjibaku dengan tugas masing-masing. Ada yang sibuk mengaduk material, meratakan plesteran, mengangkat bahan bangunan, hingga mengukur dan memasang rangka atap. Setiap personel mengambil peran, setiap tenaga memiliki arti, dan setiap menit menjadi sangat berharga.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., menegaskan bahwa pembagian personel merupakan salah satu strategi untuk memaksimalkan sisa waktu pelaksanaan TMMD.
“Seluruh personel sudah kita bagi sesuai tugas dan tahapan pekerjaan masing-masing. Ada yang fokus pada plesteran dinding, sementara lainnya mengerjakan rangka atap. Dengan demikian, pekerjaan bisa berjalan beriringan dan waktu yang tersisa dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa percepatan pekerjaan harus tetap diimbangi dengan ketelitian dan kualitas hasil pembangunan. Sebab, sasaran yang dibangun bukan sekadar untuk mengejar target penyelesaian TMMD, melainkan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Kini, setiap kelompok terus berpacu dengan pekerjaannya masing-masing. Keringat yang bercucuran, tangan yang terus bekerja, serta kekompakan personel menjadi gambaran nyata semangat pengabdian Satgas TMMD. Waktu semakin terbatas, tetapi dengan pembagian tugas yang terarah dan kerja sama yang solid, Satgas terus berupaya menuntaskan seluruh sasaran fisik sebelum penutupan TMMD.

