Aksi Bersih Pantai Watu Klotok: Komitmen Bersama untuk Lingkungan yang Lebih Baik

Klungkung – Akhir pekan di Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, tampak berbeda pada Minggu (01/03/26) lalu. Ribuan peserta dari Forkopimda, berbagai instansi, pelajar, dan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan aksi bersih-bersih dalam kegiatan bertajuk Gerakan Bali Bersih Sampah.

Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicetuskan oleh Presiden Republik Indonesia. Bupati Klungkung, I Made Satria, hadir langsung pada acara tersebut didampingi oleh Wakil Bupati Klungkung. Kegiatan ini juga disemarakkan oleh partisipasi Kodim 1610/Klungkung yang dipimpin oleh Dandim Letkol Kav Sidik Pramono, S.Soso., M.M., M.Han.

Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang turut berkontribusi. “Pantai Watu Klotok adalah kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis dan potensi wisata yang sangat bernilai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pantai yang menjadi salah satu wajah Klungkung. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah komitmen untuk menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan demi masa depan Klungkung yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1610/Klungkung, Letkol Kav Sidik Pramono, S.Soso., M.M., M.Han, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan aksi positif yang patut dicontoh. “Hari ini kita semua telah menunjukkan komitmen dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama di sekitar pantai. Ini harus menjadi agenda berkelanjutan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa Bali merupakan wajah pariwisata Indonesia, sehingga menjaga kebersihan adalah hal yang sangat penting. “Mari kita bersatu dan berkomitmen untuk menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Kodim 1610/Klungkung siap mendukung kegiatan positif ini untuk menjaga alam kita tetap bersih dan lestari,” pungkasnya. Gerakan Bali Bebas Sampah bukan hanya sekadar aksi, tetapi merupakan wujud nyata kecintaan kita kepada bumi pertiwi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *