Pekat, NTB – Dalam upaya melaksanakan tugas pembinaan teritorial di daerah binaannya, Sertu Sudarno, Babinsa Desa Doropeti dari Koramil 1614-05/Pekat, melakukan mediasi untuk menyelesaikan masalah yang muncul di antara warga terkait ternak yang memasuki kebun milik orang lain. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Dam Kasipahu, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, pada hari Minggu (08/02/2026).
Permasalahan tersebut bermula ketika ternak milik salah satu warga dibiarkan lepas tanpa pengawasan, sehingga merusak lahan kebun milik warga lainnya. Kejadian ini menyebabkan kerugian dan ketidaknyamanan bagi pemilik kebun, serta memicu potensi perselisihan jika tidak segera ditangani.
Mengetahui adanya masalah ini, Sertu Sudarno segera turun ke lokasi untuk melakukan komunikasi dan mediasi antara pihak-pihak yang bersangkutan. Ia berusaha menciptakan suasana dialog yang tenang dan kondusif, agar penyelesaian bisa dilakukan melalui musyawarah dan semangat kekeluargaan.
Dalam proses mediasi, Sertu Sudarno menekankan kepada warga bahwa menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ia juga memberikan imbauan khusus kepada pemilik ternak untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam pengelolaan ternaknya.
Ia menyarankan agar setiap ternak selalu diawasi, diikat, atau dikandangkan dengan baik, agar tidak memasuki lahan kebun atau pekarangan milik orang lain. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah terulangnya masalah serupa dan menjaga hubungan baik antarwarga.
Melalui pendekatan yang humanis dan komunikasi efektif, permasalahan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan diterima oleh semua pihak. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga situasi di Dusun Dam Kasipahu kembali kondusif dan harmonis.
(Pendim1614/Dompu)



