Babinsa Kayubihi Dukung Vaksinasi Rabies di Banjar Kayang

Bangli – Dalam rangka menanggapi laporan warga mengenai kasus gigitan anjing yang terkonfirmasi positif rabies, Babinsa Desa Kayubihi, Serka I Wayan Suastika, dari Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, melakukan pendampingan terhadap tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Kabupaten Bangli dalam kegiatan vaksinasi rabies yang berlangsung di Banjar Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, pada Kamis (26/2).

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan dengan cara penyisiran terhadap hewan peliharaan milik warga di sekitar lokasi kejadian, sebagai langkah cepat untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran virus rabies.

Dalam sela-sela kegiatan, Serka Suastika menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan respons cepat dari aparat bersama instansi terkait demi melindungi masyarakat dari kemungkinan penyebaran rabies serta memastikan wilayah tetap aman. “Kami mengingatkan warga untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Jika menemukan hewan yang menunjukkan gejala rabies, segera laporkan dan pastikan hewan peliharaan dirawat dengan baik serta rutin divaksin,” ungkapnya.

Petugas PKP Kabupaten Bangli juga menambahkan bahwa vaksinasi dilakukan secara menyeluruh terhadap hewan peliharaan di radius pengawasan untuk memutus rantai penularan rabies. “Kami melaksanakan vaksinasi secara door to door di area yang telah ditentukan untuk memastikan tidak ada hewan peliharaan yang terlewat. Kerja sama dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mengendalikan penyebaran rabies,” jelasnya.

Di sisi lain, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanggulangan rabies. “Kami siap mendukung setiap upaya pemerintah demi keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Dandim juga menginstruksikan seluruh Babinsa untuk proaktif memantau situasi di wilayah binaan masing-masing serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat. “Dengan kerjasama dan kepedulian bersama, kami optimis penyebaran rabies dapat dikendalikan, dan masyarakat tetap merasa aman,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *