BITUNG – Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam XIII/Merdeka Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P. Acara ini berlangsung di Aula Grhadika Jaya Sakti, Makodam XIII/Merdeka yang terletak di Jl. 14 Februari, Kel. Teling Atas, Kec. Wanea, Kota Manado pada Rabu (18/02/2026). Rapim mengusung tema “Kodam XIII/Merdeka Hadir dan Bersinergi Untuk Mewujudkan Indonesia Maju di Wilayah Sulut dan Gorontalo”.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi, evaluasi, serta menyamakan visi dalam pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran 2026. Setiap satuan diharapkan dapat memperjelas tujuan kegiatan mereka agar sejalan dengan kebijakan TNI serta mampu beradaptasi dengan dinamika lingkungan strategis, baik dari aspek pertahanan, sosial masyarakat, maupun perkembangan geopolitik dan digitalisasi informasi.
Dalam forum tersebut, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, mempresentasikan sejumlah inisiatif, termasuk pencanangan Gerakan Indonesia Asri. Program ini, yang merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kodim 1310/Bitung telah melaksanakan aksi nyata dalam menjaga kebersihan dan keindahan di lokasi-lokasi strategis seperti pesisir pantai Kema dan Likupang, pelabuhan Bitung, serta fasilitas publik lainnya. Dalam tiga bulan pertama, fokus dilakukan pada pembersihan rutin yang melibatkan masyarakat setempat dan aparat pemerintah.
Hasil dari program ini menunjukkan perubahan positif, dengan berkurangnya sampah yang berserakan dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Untuk enam bulan ke depan, Dandim menyatakan akan memperkuat penertiban aturan mengenai pengelolaan sampah dan penanaman pohon.
Selain itu, Dandim juga berbicara mengenai Marshalling Area (MA) Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang berlokasi di Rusun Tangkoko, Kota Bitung. Dengan kapasitas menampung hingga 980 personel, MA ini masih membutuhkan perbaikan dan penataan untuk dapat menampung seluruh personel Batalyon yang berjumlah 1197 orang.
Kehadiran Dandim 1310/Bitung dalam Rapim ini menunjukkan kesiapan untuk mendukung kebijakan pimpinan TNI dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, termasuk menjaga sinergitas dengan Polri dan Pemerintah Daerah demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara.



