Danramil Ruteng Hadiri Workshop tentang Jurnalistik dan Kebebasan Pers

Ruteng – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai demokrasi serta menjamin kebebasan pers yang bertanggung jawab, Workshop Jurnalistik Demokrasi dan Kebebasan Pers diselenggarakan pada Senin, 9 Februari 2026, di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No. 1, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, S.Pd, Danramil 1612-01/Ruteng Pelda I Wayan Juniana, serta Humas Polres Manggarai AKP Ngurah Sabe. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Safrianus Haryanto Djehaut, Ketua Bapelitbang Kabupaten Manggarai, Livens Turuk, dan perwakilan organisasi mahasiswa seperti GMNI Ruteng dan PMKRI juga turut serta. Para pelajar dari SMA/SMK se-Kecamatan Langke Rembong dan mahasiswa dari Unika St. Paulus Ruteng juga ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa fungsi pers sangat vital dalam menjaga integritas demokrasi di daerah. Ia menekankan bahwa kebebasan pers harus sejalan dengan tanggung jawab moral dan etika dalam dunia jurnalisme.

“Pers adalah pilar penting dalam demokrasi. Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap dapat melahirkan jurnalis muda yang kritis, berimbang, dan mampu memberikan informasi yang mendidik masyarakat, bukan malah memecah belah,” paparnya.

Di sisi lain, Danramil 1612-01/Ruteng, Pelda I Wayan Juniana, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan workshop ini. Ia berpendapat bahwa peningkatan literasi jurnalistik di kalangan generasi muda sangat krusial untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan di masyarakat.

“Kami dari TNI sangat mendukung kegiatan edukatif seperti ini. Jurnalisme yang sehat dan bertanggung jawab akan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif, memperkuat persatuan, serta mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan,” jelasnya.

Selain itu, Pelda I Wayan Juniana mengajak setiap peserta untuk bijak dalam memanfaatkan media, terutama media sosial, agar tidak terpengaruh oleh berita hoaks yang dapat merugikan individu dan masyarakat. Workshop ini diharapkan menjadi platform pembelajaran dan diskusi yang konstruktif bagi mahasiswa dan pelajar dalam memahami peran pers sebagai alat kontrol sosial dan sarana edukasi publik di era demokrasi serta keterbukaan informasi saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *