Kefamenanu, NTT – Pembangunan empat Ruang Kelas Baru (RKB) di SMA Negeri Bikomi Nilulat, yang terletak di perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara, kini resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, pada Rabu, 11 Maret 2026. Peresmian ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1618/TTU yang memiliki tujuan untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan.
Acara peresmian berlangsung dengan penandatanganan prasasti oleh Brigjen TNI Hendro Cahyono, yang kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Timor Tengah Utara, Kamilus Elu, S.H., sebagai simbol bahwa ruang kelas baru tersebut kini siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar di SMAN Bikomi Nilulat. Ruang kelas yang dibangun memiliki ukuran 8 x 8 meter dengan tinggi mencapai 5 meter, menghasilkan total panjang bangunan 32 meter dan lebar 8 meter. Kehadiran fasilitas edukasi ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan serta mendorong semangat belajar para siswa.
Setelah peresmian, Brigjen TNI Hendro Cahyono bersama rombongan melakukan peninjauan ke dalam ruang kelas serta fasilitas MCK dan kondisi bangunan sekolah. Dalam peninjauan ini, ia didampingi oleh Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., yang selaku Dansatgas TMMD Ke-127, turut menjelaskan proses pembangunan hingga penyelesaian proyek.
Brigjen TNI Hendro Cahyono menyatakan bahwa TMMD merupakan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa program ini adalah cerminan nyata dari upaya TNI dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan, dengan alasan memilih lokasi tersebut berdasarkan kebutuhan dasar masyarakat yang masih belum terpenuhi, termasuk di sektor pendidikan.
Selain ruang kelas baru, program TMMD juga mencakup pembangunan sumur bor dan fasilitas MCK, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni. Sumur bor tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi sekolah, tetapi juga bagi masyarakat sekitar untuk kebutuhan air bersih.
Wakil Bupati Kamilus Elu memberikan apresiasi kepada TNI atas bantuan dalam pembangunan fasilitas pendidikan ini, menekankan pentingnya tambahan ruang kelas dan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan belajar siswa serta menegaskan komitmen bersama dalam membangun wilayah perbatasan. Dandim 1618/TTU juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama antara Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat, berharap agar fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan dan dirawat demi kemajuan pendidikan di daerah tersebut.



