Dengan Tawa Keceriaan, Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumen Terus Bantu Warga Cabut Bibit Padi

ACEH BARAT – Suasana persawahan di salah satu gampong tampak berbeda pagi itu. Deru tawa dan percakapan hangat terdengar di antara para petani yang tengah sibuk mencabut bibit padi untuk proses penyemaian. Di antara mereka, terlihat Babinsa Posramil 05/PC Kodim 0105/Aceh Barat, Koptu Azhari, yang tak segan turun langsung ikut bekerja sembari sesekali melontarkan candaan yang membuat suasana menjadi lebih hidup. Kegiatan Babinsa dilakukan di Desa Krung Beukah, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (25/11/2025).

Kehadiran Babinsa bukan hal yang baru bagi warga di wilayah tersebut. Setiap kali ada kegiatan pertanian maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya, personel TNI itu hampir selalu hadir membantu. Namun kali ini, keterlibatan mereka terasa lebih spesial karena dilakukan di tengah masa tanam yang membutuhkan tenaga ekstra. “Kerja jadi terasa ringan kalau dilakukan bersama-sama,” ujar salah satu petani sambil tersenyum.

Menurutnya, kehadiran Babinsa bukan hanya menambah tenaga tetapi juga meningkatkan motivasi para petani. Babinsa sendiri mengatakan bahwa membantu warga di sawah merupakan bagian dari pendampingan ketahanan pangan yang telah menjadi komitmen TNI AD. Selain memastikan proses tanam berjalan dengan lancar, mereka juga ingin selalu dekat dengan masyarakat untuk menjaga hubungan yang harmonis.

“Kami ingin semangat gotong royong tetap hidup. Kalau warga bekerja, kami ikut membantu. Inilah bentuk kebersamaan antara TNI dan rakyat,” kata salah satu Babinsa sambil terus mencabut bibit padi dengan cekatan.

Kerja bakti kecil itu berlangsung dengan penuh keakraban. Sesekali terdengar tawa saat beberapa petani menggoda Babinsa yang duduk santai sambil mencabut bibit padi. Candaan itu justru membuat pekerjaan terasa lebih mudah, dan suasana sawah yang biasanya sunyi menjadi ramai oleh suara obrolan.

Menurut warga, kegiatan seperti ini sangat berarti, terutama bagi petani yang sering kekurangan tenaga kerja saat musim tanam. Dengan adanya tambahan tenaga dari Babinsa, pekerjaan berat seperti mencabut bibit, menanam ulang, hingga membersihkan lahan dapat selesai lebih cepat. Selain membantu secara fisik, Babinsa juga menyampaikan motivasi agar para petani tetap semangat meningkatkan produktivitas pertanian, mengingat padi merupakan komoditas utama yang menopang kebutuhan pangan daerah.

Keceriaan, gotong royong, dan rasa kebersamaan yang terlihat hari itu menjadi bukti bahwa hubungan antara TNI dan rakyat terus terjaga dengan baik. Dengan saling membantu, proses tanam padi pun berjalan lebih cepat, dan semangat warga semakin kuat menghadapi musim tanam tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *