Jakarta, tniad.mil.id – Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), menekankan pentingnya peran prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI Angkatan Darat dalam menjadi pelopor efisiensi energi. Penekanan ini disampaikan sejalan dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kasad dalam acara Halal Bihalal yang diadakan bersama warga Mabesad pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya pada Rabu, 25 Maret 2026.
Dalam pengarahannya, Kasad menyatakan bahwa efisiensi energi merupakan salah satu fokus utama pemerintah dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa seluruh prajurit dan ASN TNI AD dituntut untuk memberikan contoh yang baik, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kasad juga mengingatkan pentingnya tindakan sederhana yang dapat dilakukan, seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, memaksimalkan pemanfaatan fasilitas kantor, serta menerapkan budaya hemat energi dengan baik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang tertanam di kalangan prajurit dan ASN.
Lebih lanjut, Kasad menggarisbawahi pentingnya dukungan terhadap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan pelaksanaan tugas yang optimal dan peran aktif TNI AD di berbagai sektor. Menurutnya, efisiensi energi tidak hanya berkontribusi pada penghematan anggaran tetapi juga berdampak positif terhadap kelestarian lingkungan dan mendukung program strategis pemerintah.
Kegiatan Halal Bihalal ini dihadiri oleh para pejabat utama TNI AD, prajurit, dan ASN, yang juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas organisasi. Di akhir pengarahannya, Kasad berharap agar seluruh jajaran TNI AD dapat menjadi teladan dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan efisiensi energi demi kepentingan bangsa dan negara.



