Bombana, – Pasar Sentral Tadoha Mappaccing yang terletak di Desa Tapuahui, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Karya Bakti terpadu yang diselenggarakan oleh Kodim 1431/Bombana. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap perintah Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan Indonesia bebas dari sampah, dengan melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, serta pedagang pasar.
Kegiatan Karya Bakti ini dipimpin oleh Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Kasdim 1431/Bombana. Sejak pagi, para peserta melakukan kerja sama untuk membersihkan area pasar dan lingkungan sekitarnya, sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas ekonomi bagi masyarakat.
Selain personel dari Kodim 1431/Bombana, turut serta dalam kegiatan ini adalah Pos TNI AL Bombana, Polres Bombana, Satpol PP dan Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Perindagkop, serta masyarakat Desa Tapuahi dan para pedagang pasar.
Dalam sambutannya, Mayor Arm Bambang Wardiyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada semua yang hadir untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan pasar ini. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kita,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia. “Ini adalah tindak lanjut perintah Presiden untuk mengendalikan dan berperang melawan sampah. Pembersihan tidak hanya dilakukan di pasar, tetapi juga di kantor, sekolah, pantai, alun-alun, dan fasilitas umum lainnya,” tegasnya.
Mayor Bambang menambahkan bahwa perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah sangat penting. “Setiap daerah harus menjaga kebersihan di sektor perkantoran dan fasilitas umum. Kita perlu mengurangi penggunaan produk yang menghasilkan banyak sampah dan membiasakan untuk membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya.
Mayor Bambang juga menyatakan bahwa pasar memegang peran strategis dalam membentuk budaya bersih di masyarakat. “Pasar ini adalah pasar kita bersama. Menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita dukung program pemerintah pusat dengan tindakan nyata,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan muncul kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan pasar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.



