ACEH BARAT – Kebahagiaan terpancar dari wajah para santri di Pesantren Miftahul Jannah, Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla. Setelah sekian lama harus berbagi pasokan air bersih untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK), kini mereka memiliki sumur bor sendiri.
Kehadiran sumur bor tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Aceh Barat. Program ini terintegrasi dengan TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Maruli Simanjuntak.
Pesantren yang dihuni sekitar 200 santriwan dan santriwati itu sebelumnya mengalami kesulitan air bersih, terutama di bilik santri putri. Selama ini kebutuhan air disuplai dari bilik santri putra dengan keterbatasan debit air yang ada.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., langsung merespons cepat setelah menerima laporan tersebut. Personel Satgas bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pengeboran hingga akhirnya sumber air bersih berhasil ditemukan.
Pimpinan pesantren, Tgk. Abdullah Arief (Waled), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian TNI.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Kini santri putri memiliki sumber air sendiri dan tidak lagi kekurangan,” tuturnya, Minggu (22/2/2026).
Menurut Dansatgas, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas kesehatan dan proses belajar para santri. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan lingkungan pesantren menjadi lebih sehat dan kegiatan pendidikan berjalan optimal.
Melalui TMMD ke-127, TNI kembali membuktikan bahwa pengabdiannya bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar masyarakat.(0105).



