Pangkalan Bun – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Kodim 1014/Pangkalan Bun menggelar Rapat Koordinasi pelaksanaan cetak sawah pada Senin (6/1/2026) pukul 09.10 WIB. Acara ini berlangsung di Aula Lantai 2 Makodim 1014/Pbn yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian dari Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara, serta unsur-unsur terkait dalam program ketahanan pangan. Dandim 1014/Pbn, Letkol Inf Makin S. Sos., M.I.P., memimpin langsung pertemuan tersebut, yang memfokuskan pembahasan pada percepatan tahap Survei Investigasi Desain (SID) sebagai langkah awal dalam pelaksanaan cetak sawah.
Dandim Makin menegaskan bahwa program ini adalah salah satu inisiatif strategis dalam mendukung swasembada pangan. “Kami berkomitmen untuk mendukung penuh program ini dari perencanaan hingga pelaksanaan dengan harapan bisa mencapai target yang tepat waktu dan tepat sasaran,” ujarnya. Program cetak sawah ini akan dimulai di Desa Sungai Pasir, Kabupaten Sukamara, yang memiliki luas lahan potensial 339 hektare dan petani aktif.
Selain itu, rapat koordinasi ini juga membahas analisis data serta desain lahan secara komprehensif dengan dukungan dari pemerintah provinsi. Dengan melibatkan ratusan hektare lahan pertanian yang akan dikembangkan, pemerintah daerah, TNI, dan dinas terkait berkomitmen menjadikan Kotawaringin Barat dan Sukamara sebagai contoh dalam implementasi SID cetak sawah. Dandim Makin menekankan pentingnya sinergi ini agar program prioritas nasional dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.



