Pelestarian Budaya Bali: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hadiri Bulan Bahasa Bali 2026

Bangli – Dalam upaya menjaga Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, Babinsa Desa Landih, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Serma I Komang Juni Suantara, bersama dengan Bhabinkamtibmas Desa Landih turut berpartisipasi dalam acara Bulan Bahasa Bali ke VIII tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Desa Landih, Kecamatan Bangli, pada hari Jumat, 27 Februari 2026.

Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Landih dengan dukungan dari Desa Adat se-Desa Landih, mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”. Tema ini mengandung makna yang mendalam tentang upaya untuk memuliakan dan menyucikan jiwa dalam rangka mencapai kesempurnaan hidup. Penekanan pada pelestarian Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali menjadi penting sebagai bagian dari warisan budaya dan identitas masyarakat Bali. Sekitar 100 orang hadir dalam acara ini, termasuk perangkat desa, unsur desa adat, tokoh masyarakat, pelajar, dan undangan lainnya.

Serma I Komang Juni Suantara menekankan bahwa tanggung jawab pelestarian budaya merupakan tugas bersama bagi seluruh elemen masyarakat. “Melalui Bulan Bahasa Bali ini, mari kita tingkatkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya lokal sebagai identitas serta benteng moral bagi generasi muda di tengah arus globalisasi,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk tidak hanya belajar membaca dan menulis Aksara Bali, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Ia mengajak masyarakat untuk menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari sebagai tindakan nyata dalam melestarikan budaya.

Perbekel Desa Landih, I Wayan Suarta, menambahkan bahwa Bulan Bahasa Bali tahun ini diisi dengan berbagai lomba, termasuk lomba Nyurat Aksara Bali untuk tingkat Sekolah Dasar dan lomba Mepradang tingkat Sekaa Teruna Teruni. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap Bahasa dan Aksara Bali. “Kami ingin membangkitkan rasa bangga generasi muda terhadap Bahasa dan Aksara Bali serta menanamkan nilai-nilai budaya untuk diwariskan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Di lain pihak, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan dukungannya terhadap seluruh kegiatan yang bertujuan melestarikan budaya daerah. “Kodim 1626/Bangli akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal,” ujarnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat, sebagai upaya kolektif untuk melestarikan budaya Bali sebagai identitas kebanggaan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *