Barito Timur – Proses pembangunan Jembatan Garuda telah resmi dimulai sebagai bagian dari inisiatif meningkatkan infrastruktur yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Proyek yang bersifat strategis ini diharapkan dapat memperluas akses bagi masyarakat dan memperlancar arus transportasi serta distribusi barang. Pembangunan ini terletak di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, dan dimulai pada hari Jumat (10/04/2026).
Kegiatan ground breaking yang menandai dimulainya pembangunan ini mencerminkan komitmen yang kuat dari pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Dengan hadirnya Jembatan Garuda, diharapkan masyarakat tidak lagi menghadapi kesulitan dalam mobilitas, khususnya dalam mengakses pusat-pusat ekonomi, pendidikan, dan layanan publik.
Dandim 1012/Buntok, Letkol Inf Muhammad Edi, S.I.P., menyatakan bahwa jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung, tetapi juga sebagai pemicu kemajuan wilayah. “Kami berharap Jembatan Garuda dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan membuka peluang usaha baru,” ujarnya.
Lebih lanjut, proyek ini juga mencerminkan kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
Warga sekitar menyambut positif pembangunan Jembatan Garuda dan berharap keberadaannya dapat memberikan dampak yang baik, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kelancaran aktivitas sehari-hari. Dengan pembangunan ini, diharapkan wilayah tersebut dapat berkembang dari segi ekonomi, sosial, serta infrastruktur, sehingga menciptakan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera bagi masyarakat.



