MINAHASA UTARA – Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang terletak di Kelurahan Rap-Rap, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, resmi dimulai pada Senin, 30 Maret 2026. Inisiatif ini adalah bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dilakukan di bawah pengawasan Kodim 1310/Bitung, sebagai langkah nyata untuk memperbaiki konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Saat ini, pekerjaan sudah memasuki tahap awal dengan melakukan pembersihan lahan yang diperlukan untuk penggalian pondasi jembatan. Para pekerja terlihat saling membantu dan bekerjasama dalam setiap tahap pekerjaan, meskipun mereka harus menghadapi tantangan dari kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan yang cukup sulit.
Letkol Inf Dewa Made DJ, Komandan Kodim 1310/Bitung, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan komitmen pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Darat untuk mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya kehadiran jembatan sebagai sarana untuk mempermudah mobilitas warga, khususnya dalam pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan ke pusat distribusi.
Lebih lanjut, Dewa Made menjelaskan bahwa proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membuka akses bagi pengembangan potensi wilayah. Warga setempat sebelumnya sering menghadapi kesulitan dalam melintasi jalur tersebut, terutama pada musim hujan yang membuat akses menjadi terbatas.
Dengan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang. Dandim juga menekankan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan adalah kunci untuk mewujudkan infrastruktur yang solid dan bermanfaat bagi generasi mendatang.



