Tabanan – Sabtu (17/1/2026), Desa Adat Jegu menjadi saksi pelaksanaan persembahyangan bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Siwaratri di Pura Khayangan Dalem. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Babinsa setempat, Serka I Made Duduk, yang menunjukkan komitmennya untuk mendukung kehidupan spiritual umat Hindu.
Persembahyangan tersebut diikuti oleh prajuru desa, tokoh agama, dan warga setempat, yang berkumpul untuk merenungkan makna Hari Raya Siwaratri sebagai momentum penyucian diri dan peningkatan spiritual. Dalam acara ini, Serka I Made Duduk tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga sebagai simbol dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan di daerah binaannya.
“Kehadiran saya di sini adalah bagian dari tugas Babinsa untuk mendukung kesejahteraan spiritual masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” ungkap Serka I Made Duduk, menegaskan pentingnya kerjasama antara aparat dan warga.
Melalui acara persembahyangan ini, peserta tidak hanya berdoa, tetapi juga mempererat rasa persatuan dan kebersamaan. “Kita berharap kegiatan ini bisa meningkatkan nilai-nilai spiritual dan harmonisasi antara masyarakat dengan aparat kewilayahan,” tambahnya.
Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan positif masyarakat diharapkan mampu memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan saling mendukung.



