Kaimana – Pembangunan jembatan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 1804/Kaimana menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hingga Selasa (03/03/2026), progres pembuatan pondasi di kedua sisi jembatan telah mencapai 65 persen.
Pengerjaan pondasi merupakan tahap yang sangat penting dalam pembangunan jembatan, karena berfungsi sebagai penopang utama struktur agar dapat berfungsi dengan baik dan memiliki daya tahan yang lama. Untuk mencapai hasil yang optimal, personel Satgas bekerja dengan cermat melalui serangkaian proses mulai dari penggalian, pemasangan rangka besi, hingga pelaksanaan pengecoran.
Dalam kegiatan ini, terlibat 22 personel gabungan yang terdiri dari 15 anggota TNI Angkatan Darat, 2 personel TNI Angkatan Laut, 1 anggota Komcad, serta 4 warga masyarakat setempat. Kerjasama antara aparat dan masyarakat ini menjadi motor penggerak utama dalam mempercepat penyelesaian target fisik proyek.
Kapten Inf Leonard Sahulata, Wakil Komandan Satgas, yang memimpin langsung di lokasi, menegaskan pentingnya pengoptimalan tenaga dan waktu untuk memastikan pembangunan jembatan dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang ditentukan.
“Pondasi harus benar-benar kuat karena menjadi dasar keseluruhan konstruksi. Kami memastikan pengerjaan dilakukan sesuai dengan standar agar jembatan ini nantinya aman dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga, memperpendek waktu tempuh, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah sasaran TMMD.



