Bangli – Pada Selasa, 10 Februari 2026, Babinsa Desa Bayung Gede, Kopka Nyoman Purnawirawan dari Koramil 1626-04/Kintamani, segera bertindak cepat untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi akses Jalan Raya Desa Bayung Gede menuju Payangan. Pohon jenis Enau atau Aren itu tumbang akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak pukul 05.00 WITA, yang menyebabkan tanah menjadi labil dan membahayakan pengguna jalan.
Mengetahui adanya insiden tersebut, Babinsa langsung berkoordinasi dengan aparatur desa, masyarakat setempat, serta pihak PLN untuk melakukan pemotongan pohon dan perbaikan jaringan listrik yang terganggu. Kerja sama yang efektif antara Babinsa, aparatur desa, warga, dan PLN memungkinkan pemotongan pohon diselesaikan pada pukul 09.30 WITA, sehingga akses jalan kembali normal dan kendaraan dapat melintas dengan aman. Proses pemasangan ulang kabel listrik juga dilakukan dengan tuntas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kopka Nyoman Purnawirawan menyatakan bahwa respons cepat ini bertujuan untuk menjaga keselamatan warga dan kelancaran aktivitas sehari-hari. “Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan aparatur desa untuk membuka akses jalan. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas kami,” ungkapnya.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm Gede Arya Girinatha Utama, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Babinsa di lapangan. “Tindakan cepat Babinsa merupakan bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, warga, dan instansi terkait sangat penting dalam penanganan bencana, terutama di musim hujan seperti saat ini,” tegas Dandim. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya pohon tumbang dan tanah longsor, mengingat hujan yang masih deras di wilayah Bangli dan sekitarnya. (Pendim 1626/Bangli)



