Tiga Pilar Desa Meureubo Kuatkan Kekompakan untuk Menjaga Wilayah Agar Tetap Kondusif

ACEH BARAT – Kekompakan unsur Tiga Pilar Desa, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Keuchik beserta perangkat atau aparatur desa, merupakan faktor penting untuk menciptakan wilayah agar tetap kondusif. Hal inilah yang mendasari Sertu Sugeng Ariono dan Brigadir Fadil melaksanakan sambang dialogis dengan aparatur pemerintahan di Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Selasa (27/1/2026).

Tiga Pilar Desa beserta perangkat desa harus mampu menjalin komunikasi yang intens dan kompak dalam setiap kegiatan yang ada di desa. Tidak ada yang boleh merasa paling hebat ataupun menonjol, pasalnya statusnya sama, yakni sebagai pembina, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menciptakan kemajuan pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Jika muncul permasalahan di desa, Tiga Pilar Desa harus bersinergi dan berkoordinasi untuk mencari solusi penyelesaiannya dengan menganut asas musyawarah mufakat, baik bersama aparatur desa, Tuha Peut, hingga tokoh-tokoh masyarakat yang ada di desa.

“Kita sebagai Tiga Pilar Desa agar selalu berperan aktif dan berkontribusi positif dalam memberikan kenyamanan dan keamanan di tengah masyarakat. Mari kita berikan contoh yang baik dan tunjukkan sikap terbuka, peduli, serta menjadi motor penggerak sebagai representasi untuk menjalin keharmonisan dengan semua elemen warga binaan,” ungkap Babinsa.

Kemudian, di lain tempat, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., mengajak seluruh unsur maupun pemangku kepentingan untuk saling berbagi dan bersinergi dalam setiap perkembangan yang terjadi di wilayah.

“Terkait situasi dan kondisi cuaca saat ini yang panas terik dan tidak ada hujan, mari kita masif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga binaan, baik yang memiliki lahan maupun tidak, agar sama-sama peduli untuk tidak melakukan pembakaran sekecil apa pun dan dengan alasan apa pun. Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan saling mengingatkan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Aceh Barat. Termasuk instalasi rumah juga harus kita perhatikan guna meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelas Danramil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *