TNI AD Hadir dalam Krisis: 42 Alat Berat Dikerahkan untuk Pulihkan Akses Jalan Pasca Banjir di Aceh Utara

Aceh Utara – Dalam upaya tanggap terhadap bencana, TNI Angkatan Darat menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Melalui Koramil 29/Langkahan dan Yonzipur 5/ABW, mereka melaksanakan operasi pembersihan akses jalan yang tertutup oleh material kayu besar dan lumpur di Dusun Pante Reusip, Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pada Rabu (21/1/2026).

Sebanyak 42 unit alat berat telah dikerahkan untuk menyingkirkan hambatan yang menghalangi jalan, yang merupakan jalur vital bagi masyarakat setempat. Kehadiran personel Koramil dan Yonzipur tidak hanya untuk melaksanakan pembersihan, tetapi juga untuk menjamin keamanan dan kelancaran proses tersebut.

“Ini adalah komitmen TNI AD untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan pasca bencana. Kami ingin memastikan akses jalan yang sangat penting bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera dipulihkan,” ujar salah satu perwira TNI di lokasi.

Pembersihan difokuskan pada jalur utama di Dusun Pante Reusip, yang selama banjir tidak dapat dilalui. Sebelum penanganan, jalan tersebut tertutup material kayu berukuran besar. Operasi kemanusiaan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Kehutanan yang menyuplai 30 unit alat berat, Kementerian PUPR, serta dukungan dari DPR RI.

Proses gotong royong ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses jalan, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas normal dan kehidupan mereka berangsur pulih setelah bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *