Aceh Utara – Upaya pemulihan akses masyarakat pasca-banjir terus berlangsung di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Pada Minggu, 22 Februari 2026, jajaran Kodim 0103/Aceh Utara melalui Koramil 03/Dewantara melakukan pemasangan Jembatan Aramco sebagai langkah tanggap darurat di perbatasan antara Desa Bluka Teubai dan Desa Bangka Jaya.
Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk menghubungkan kembali Dusun Cot Kuthang dengan Dusun Ujong Krueng, yang sebelumnya terputus akibat arus banjir yang deras. Kehadiran jembatan sementara diharapkan dapat mengembalikan aktivitas warga ke keadaan normal.
Sebanyak 12 personel Yonzipur 17/AD, yang dipimpin oleh Letda Czi Amir, turut dilibatkan dalam pengerjaan proyek ini, dan didampingi oleh Babinsa Koramil 03/Dewantara, Serka Joko Susilo. Kerjasama antara TNI dan masyarakat terlihat kuat dalam mempercepat proses pembangunan.
Saat ini, fokus pekerjaan adalah pada tahap pengecoran dan pemasangan batu tepi di bagian dekat sebagai pondasi penguat konstruksi jembatan. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi medan serta keselamatan kerja.
Rencana ke depan, personel akan melanjutkan pengecoran serta pemasangan batu tepi di bagian jauh untuk mempercepat penyelesaian struktur jembatan. Hingga kini, progres pembangunan Jembatan Aramco telah mencapai sekitar 15 persen.
Dengan adanya pembangunan jembatan tanggap darurat ini, TNI berkomitmen memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana. Diharapkan, akses antar dusun segera pulih sehingga mobilitas warga, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan dengan lancar.



